Senin, 29 Oktober 2012

Diskusi Kelompok 3


Diskusi Kelompok 3
Pada hari Selasa yang bertepatan pada tanggal 23 Oktober 2012, saya JANNUR GILANG TAMARA ingin meresume hasil diskusi dari kelompok 3. Oke langsung aja materi nya dari kelompok 3, yaitu “PROSES YANG MEMPENGARUHI PENGABILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI”. Lalu setelah dibacakannya materi tersebut langsung diadakannya sesi tanya jawab. Di bawah ini adalah pertanyaan dan jawaban dari masing-masing kelompok 3.
·         Pertanyaan pertama yang ditanya oleh Boy dari kelompok 4 :
  1. Faktor-faktor apa saja yang membuat seorang pemimpin dapat memutuskan suatu keputusan dengan baik?”
·         Pertanyaan kedua yang ditanyakan oleh Bachtiar dari kelompok 6 :
2.      Tadi dijelaskan  cara mengambil keputusan secara individual dan berkelompok, itu lebih rumit yang mana ya?”
     Pertanyaan ketiga yang ditanyakan oleh Billy dari kelompok 1 :
3.      Apa itu diktaktor ?
Setelah endapat kan sesi pertanyaannya dari kelompok lain saatnya kelompok 3 untuk menjawabnya. Maksud “keadaan” di sini, yaitu disaaat keadaan yang mendesak dimana seseorang akan sulit untuk berfikir, tapi jika dalam suatu keadaan yang tidak terdesak seseorang akan dapat memberikan keputusan dengan baik, sehingga pengambilan keputusan dengan baik dapat digantungkan dengan sebuah keadaan atau situasi.
Lalu pertanyaan kedua jawabannya :  semua itu tergantung, jadi kita harus liat acuannya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan, dan harus mencari bukti-bukti atau fakta terlebih dahulu untuk mengetahui baik atau tidaknya suatu keputusan, sehingga ada tanggung jawab pada diri kita masing-masing.
Lalu pertanyaan ketiga jawabannya : diktator itu adalah pemimpin yang otoritas atau membuat peraturan sendiri. Diktaktor cenderung tidak mau memikirkan fikiran orang lain, dengan kata lain seorang diktator adalah seorang yang ingin menang sendiri, dan apapun kemauannya harus di ikuti tanpa memikirkan pendapat orang banyak.
Pada akhir dari sesi tanya jawab lalu dosen kami menanggapai hasil diskusi kelompok 3, yaitu :  kekurangan dari kelompok 3 yaitu yang jawab setiap pertanyaan dia dia doang, ini membuktikan setiap anggota kurang memahami materinya”. Tetapi menurut saya sudah cukup dan lengkap materinya jadi tidak masalah bisa menutupi kekurangannya.

Jumat, 19 Oktober 2012

Kisah robot dan manusia


Kisah sebuah robot dan manusia

Perkembangan teknologi dan modernisasi peralatan elektronik telah menyebabkan terjadinya perubahan yang mendasar di dalam aktivitas manusia sehari-hari, di mana manusia selalu menginginkan segala sesuatunya serba otomatis, praktis dan fleksibel. Era globalisasi saat ini waktu dan tenaga sangat berarti sehingga pemakaiannya begitu diperhatikan agar seefektif dan seefisien mungkin. Manusia dituntut untuk bekerja lebih cepat dan efisien dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Dengan perkembangan teknologi yang kian pesat, unjuk kerja peralatan elektronik pun semakin meningkat dan mendorong manusia mencari inovasi baru dalam penyediaan fasilitas dan sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satunya adalah Robot yang merupakan hasil inovasi manusia yang dapat meringankan dan membantu manusia dalam berbagai bidang pekerjaan.

Robot adalah suatu mesin yang dibangun dari Mekanik-Elektronik (mekatronik) yang terprogram/terkontrol secara otomasi sehingga dapat menggantikan fungsi manusia dalam membantu pekerjaannya pada berbagai bidang dan dapat meminimalisasi tenaga manusia serta meningkatkan unjuk kerja dalam waktu yang singkat, dengan biaya yang minimum dan tingkat keamanan yang tinggi


Robot memiliki tingkat keamanan yang tinggi yang berarti ia dapat digunakan untuk mengendalikan peralatan-peralatan yang berada di luar jangkauan manusia, yang mempunyai resiko tinggi baginya. Kegunaan robot menggantikan fungsi manusia pada daerah-daerah yang membahayakan keselamatan manusia, pada kegiatan-kegiatan rutinitas lainnya yang perlu ketelitian tinggi. Manusia tidak akan berinteraksi langsung dengan benda kerjanya. Ia hanya mengendalikan alat-alat pengontrol untuk menggerakkan robot dari jarak jauh, sehingga robot dapat melakukan gerakan-gerakan atau bekerja sebagaimana yang diinginkan manusia sebagai pengontrol gerakannya.
Ada hubungannya dengan wacana di atas dengan sebuah film animasi yang pernah saya lihat. Film tersebut berjudul Wall-E yang berceritakan tentang sebuah robot yang bisa dikatakan lama sekali tidak terurus (jelek) yang tinggal di bumi bersama teman kecoaknya. Kerjaannya hanya mengumpulkan banyak sampah dan disusun dengan rapih. Ketika ia sedang bermain, ia menemukan sebatang pohon kecil yang ada daunnya tumbuh diantara sampah-sampah yang ia kumpulkan. Kemudian munculah sebuah robot putih yang bisa dikatakan lebih canggih datang ke bumi untuk menemukan sebatang pohon kecil yang ditemukan oleh robot bernama Wall-E tersebut. Pada saat robot yang bernama EVE tersebut menemukan sebatang pohon, ia kembali lagi ke tempat asalnya dimana disana banyak sekali manusia yang hidup didalam kapal yang sangat besar.


Kehidupan dikapal pesiar terbesar banyak sekali manusia yang hidup disana, tetapi sangat disayangkan mereka hidup ketergantungan dengan robot. Maka dari itu manusia disana semuanya berbadan besar. Dikarenakan mereka setiap hari duduk diatas kursi yang bisa bergerak kesegalah arah dengan mengikuti jalurnya masing-masing. Banyak robot-robot yang membantu manusia jika manusia tersebut mengalami kesusahan. jadi manusia tersebut hanya bisa duduk-duduk saja dan menikmati pemandangan yang telah tersedia disana. Dan robot-robotlah yang bertugas sebagai (bisa dikatakan sebagai pembantu) untuk mengurusi semua permintaan manusia. Seperti membersihkan kotoran yang jatuh kelantai.


Tetapi karena sering bergantung kepada robot-robot, semua manusia menjadi malas untuk beraktivitas kembali. Jadi robot yang bernama eve tersebut membawa sebatang pohon kecil untuk membuat manusia bisa kembali ke rumah asal mereka yaitu bumi tercinta. Tetapi ada salah satu robot yang tidak setuju atau tidak ingin para manusia tersebut kembali lagi ke bumi. Pada akhirnya para robot lain membantu seorang kapten yang sebagai pemimpin didalam kapal pesiar yang besar itu untuk menempatkan sebatang pohon itu  didalam sebuah tabung besar yang pada akhrinya manusia bisa kembali kerumah asal mereka lagi yaitu bumi tercinta. Dan pada akhirnya  manusia dan para robot-robot termasuk wall-e dan eve hidup bahagia bersama dibumi. Didalam cerita ini banyak manfaat yang bisa kita ambil. Bahwa sebenarnya walaupun kita sebagai manusia mempunyai banyak aktivitas yang terlalu padat, jangan terlalu ketergantungan kepada robot-robot yang telah diciptakan oleh manusia itu sendiri untuk membantu kita dalam pekerjaan yang cukup dibilang sulit. Karena para robot-robot tersebut mempunyai perasaan juga sama seperti layaknya manusia. Walaupun zaman semakin canggih dan semakin modern, para robot pun sudah mulai dirancang atau dibuat oleh manusia untuk membantu para manusia. Dan juga para manusia tidak boleh sombong dan tidak boleh menyepelekan sebuah robot. Bisa saja manusia merancang atau membuat robot yang lebih pintar dibandingkan manusia itu sendiri.



dalam 3 hari tidak menggunakan handphone


Dalam 3 Hari tidak menggunkan handphone

 
Di dalam Negara kita ini termasuk di kota banyak orang yang menggunakan alat teknologi modern seperti Handphone ini sudah tidak asing lagi apalagi hamper semua orang di daerah perkotaan punya benda dengan teknologi modern ini. Dengan adanya benda ini mungkin semua orang di daerah perkotaan ini sudah terbiasa atau bisa di bilang sudah sering melakukan hal-hal yang menyangkut dengan handphone atau menggunakan dengan SMS,BBM,browsing,chatting ataupun berkomunikasi dengan Handphone ini. Bisa di bilang Handphone itu sudah sangat berpengaruh dengan kehidupan kita sekarang ini di zaman serba modern.
Dan uji coba tugas mata kuliah ini sangat membuat saya penasaran dan ingin mencoba hal yang tidak saya pernah lakukan selama punya Handphone. Di mulai hari pertama saya melakukan uji coba ini, saat itu hape ini benar-benar saya matikan dan tidak sama sekali menyentuhnya tetapi dalam hati saya terpaut rasa kekhawatiran karena banyak sekali informasi kehidupan saya ini bergantung juga terhadap Handphone salah satunya berkomunikasi dengan teman , sahabat, maupun pacar saya. Sedangkan saya sudah mencari kegiatan selain menggunakan Handphone ini dengan banyak hal seperti tidur, browsing di laptop, bermain dengan rekan-rekan saya walaupun biasanya itu saya selalu membawa Handphone tersebut.
Dan pada hari kedua saya ini dengan adanya masih rasa kekhawatiran takut ada informasi penting di Hanphone saya ini tetapi saya mencoba membiasakan dengan tidak bergantungnya dengan Handphone. Padahal menurut saya, walaupun Handphone ini termasuk hal yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari tetapi dengan adanya kemauan untuk tidak selalu bergantung kepada Handphone saya yakin semua orang yang menggunakan Handphone ini pasti bisa dan lebih bagus lagi dengan menggunakan Handphone yang tidak berlebihan yang dapat mengakibatkan kita menjadi selalu terpaku terhadap Handphone. Pada saat malam hari saya serasa kesepian atau bisa di bilang tidak dapat menjalin komunikasi dengan rekan-rekan saya yang pada saat itu nomer Handphonenya ada disana. Semua itu saya hiraukan dan tidak peduli tetapi semua ini hanya sementara.
Dan pada saat hari terakhir saya ini hari ke ketiga, dengan uji coba melakukan non aktifitas selama 3 hari dengan Handphone. Menurut saya kendala yang saya rasakan selama 3 hari ini adalah hal yang biasanya kita lakukan sehari-hari atau tidak lepas dari kita ini seolah-olah menjadi lenyap di kehidupan saya ini. Saat di hari terkahir itu saya mendapati sebuah teguran dari rekan saya karena saat saya mematikan Handphone saya ini, rekan saya sedang mengirim pesan lewat Handphone yang di dalamnya berisikan informasi penting waktu itu saya sangat bimbang antara tidak enak dengan rekan saya dan tugas ini. Dan selanjutnya saya juga mendapati teguran dari orang tua saya karena  pada saat itu sedang ada acara keluarga yang didalam isi pesan itu adalah saya di suruh untuk menjemput nenek dan tante saya di Bekasi tetapi itu hanya sia-sia karena saya tidak sama sekali tahu dengan adanya informasi tersebut.
Ketergantungan bisa diatasi dengan berbagai cara asal kita mau saja namun jika tak mau itulah kendala kita yang sangat sulit dihadapi. Jika kita mau pasti, namun sebelum mencoba sudah bilang tidak bisa ya pasti tidak bisa.




Berbisnis sambil Kuliah


Berbisnis sambil Kuliah

Pada awalnya suatu mahasiswa itu ditugaskan untuk menuntut belajar  di kampus dengan giat dan tekun, tetapi menurut saya semua itu masih kurang bila tidak menambah suatu perlakuan hal yang positif dan membawa keuntungan kepada kita. Suatu saat saya berfikir untuk berbisnis sambil kuliah dengan cara memanfaatkan waktu kosong yang tidak terpakai waktu kuliah sama dengan hal nya time is money. Karena pernyataan tersebut tidak tanggung-tanggung lagi sangat bermakna pada seorang mahasiswa ataupun bisa saja anak sekolahan, tapi ya kan mahasiswa itu sedikit lebih bebas dan santai lah dibandingkan kuliah kan.
Setelah itu saya punya keinginan berbisnis itu dimulai sejak saya kuliah dengan berkerjasama dengan teman-teman saya di sekitar lingkungan kampus universitas gunadarma atau diluar kampus. Awalnya saya sangat berfikir cara seperti ini dapat mengganggu konsentrasi belajar di kampus tapi saya mempunyai tekad untuk bisa memanage kapan waktu berbisnis kapan waktu untuk kuliah. Banyak sekali saya belajar cara berbisnis sambil kuliah, itu benar-benar tidak mudah. Tapi semua itu saya jalankan dengan ikhlas dan butuh usaha serta kejujuran, tanggung jawab.
Alhamdulillah sudah sekitar sebulan saya menjalankannya cara seperti ini lancar aja dalam bidang bisnis dan kuliah. Mudah-mudahan saja dengan cara seperti ini saya bisa lebih mengerti cara bersosialisasi dengan masyrakat dan bisa berbicara didepan umun dan seolah menjadi pemimpin negara. Sekian dulu ya article singkat ini yang saya buat mudah-mudahan bermanfaat.

Komentar untuk Dosen Teori Organisasi Umum 1



Komentar untuk Dosen Teori Organisasi Umum 1

Pada awal pertama saya masuk kuliah yang  jam pertama itu mata kuliah akuntansi lalu jam ke 2 adalah Teori Organisasi Umum 1 atau sering disebut “softskill” yang diajarkan oleh dosen yang bernama ibu IRA PHAJAR LESTARI lalu beliau memasuki kelas kami 2KA13 dengan penuh rasa percaya diri. Awalnya kami semua terdiam dengan raut wajah yang dipancarkan ibu IRA itu jutek dan kelihatannya galak deh, tetapi beliau sangat tegas dan enak cara mengajarnya tidak bertele-tele. Sebenernya itu yang kami cari dosen seperti ibu IRA yang percaya diri, tanggung jawab, tegas dan tidak bertele-tele, lantang juga suaranya.
Setelah itu ibu IRA memperkenalkan dirinya kepada mahasiswa 2KA13 dengan suara lantang dan tegas, seketika kami terpaku dengan apa yang dijelaskan oleh ibu IRA. Selanjutnya ibu IRA memberikan tugas kepada kami dengan menyuruh merapikan blog masing-masing dan jangan ada article atau tulisan yang copy paste, kemudian disuruh membuat 30 article dan semua itu tidak boleh copas harus benar-benar murni dengan tulisan kita semua karena ibu IRA mengajarkan kepada kita untuk berlaku jujur dan berorientasi terhadap tulisan-tulisan di blog kita dan jangan hanya copas aja kan semua orang juga bisa kalo hanya begitu, setelah itu suruh memposting ke studentsite. Sepertinya itu saja yang bisa saya sampaikan komentarnya maaf ya kalo ada salah kata.

Diskusi Kelompok 2


Diskusi Kelompok 2
        
         Pada hari selasa yaitu yang jatuh pada tanggal 16 Oktober 2012 untuk mata kuliah Teori Organisasi Umum 1 melanjutkan diskusi yang membahas tentang “Konflik dalam Organisasi” yang dipimpin oleh kelompok 2 yang beranggotakan Adit, Bion, Esti, Fani, Indra dan Lutfir.
Selanjutnya diskusi kelompok 2 tersebut dilakukan dengan pembacaan materi yang mereka dapat setelah itu dilakukannya sesi tanya jawab.
Pertanyaan pertama :
     1.      Apakah pengakuan budaya itu spesifik komplit ?
Pertanyaan kedua :  
     2.       Apakah konflik ada yang tidak merusak organisasi tapi malah menguntungkan, contohnya ?!
Pertanyaan ketiga :
     3.      Mengapa konflik yang terjadi pada persepakbolaan di Indonesia malah membuat prestasi mereka turun, dan mengapa hal ini harus dibiarkan berlama-lama ?
Dan yang terakhir :
     4.      Apa manfaat dalam berorganisasi ?
Dan jawaban-jawaban dari pertanyaan yang diberikan, yaitu menurut kelompok 2 konflik ada yang menguntungkan dan merugikan, dan konflik yang menguntungkan itu misalkan atau contohnya saat pembuatan daftar isi, ada dua orang yang memiliki perbedaan pendapat, namun mereka sama-sama mengungkapkan sehingga terjadi konflik tapi karena konflik ini justru hasil membuat daftar isi mereka menjadi lebih baik. 
Sebuah konflik pada pssi bukan dibiarka berlama-lama, dikarenakan konflik pssi ini sudah mulai bercampur dengan politik.
Karena pembahasan tanya jawab tentang pssi ini yang terlalu simpangsiur dan tidak jelas, dan karena saya juga tidak mengerti bola, langsung saja kita kebagian akhir. Pada bagian terakhir diskusi tanya jawab kelompok 2 ini, fajar ketua kelas memberikan saran. Fajar berkata, “sebelum merembet terlalu jauh, menurut saya kalau dilihat diskusi dari tadi, kita hanya membuat argument atau pendapat-pendapat orang lain ataupun kita mendengar itu semua dari berbagai media. Jadi semua itu hanya sebuah argument dan belum tentu fakta, jadi kalau kita tidak mengetahui secara detai informasi atau fakta-faktanya dengan jelas lebih baik jangan mengira-ngira nanti malah itu semua jatuhnya akan menimbulkan fitnah.







Diskusi Kelompok 1


Diskusi Kelompok 1

Hari Selasa ini Tanggal 16 Oktober 2012 pada jam mata kuliah teori organisasi umum 1 kami melakukan suatu diskusi yang telah di bagikan kelompoknya oleh dosen yang pada saat ini akan dipresentasikan oleh kelompok 1 yang membahas tentang “ Arti Pentingnya Organisasi dalam Masyarakat”. Yang dipimpin oleh kelompok 1 yang beranggotakan ade, ian, yuda, sahid, sofyan, billy, egga.
Awal diskusi dilakukan dengan penjelasan yang dibacakan materinya oleh kelompok 1 lalu setelah itu selesai akan dibuka sesi tanya jawab.
Pertanyaan pertama di jawab oleh iyan, menurut dia “sebenarnya itu bukan alat untuk saling serang, tapi seperti  contohnya ada dua ormas yang saling rebut lahan parkir, oleh karena itu mereka saling beradu argument dan berdebat. Karena mereka tidak menemukan titik penyelesaiannya, akhirnya mereka saling bertikai satu sama lain.
Pertanyaan kedua dijawab oleh billy, menurut dia “ syarat-syarat membentuk suatu organisasi itu yang pertama adalah mempunyai sikap dan tujuan yang jelas ataupun visi dan misi nya, memiliki tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan.
Pertanyaan ketiga dijawab oleh ade, menurut dia “ yang melakukan tindakan anarkis itu sebenernya bukan ormas, tapi karena satu atau anggota yang melakukan tindakan anarkis. Setiap ormas itu memiliki sebuah pemimpin, oleh karena itu menjadi sebuah tanggung jawab pada pemimpin itu.
Dan terakhir ibu Ira menambahkan sedikit kesimpulan sebuah ormas, terbagi antara ormas formal dan informal, kalau informal itu seperti contohnya ibu-ibu yang melakukan arisan bulanan, sedangkan informal dan formal itu adalah badan hukum.